Bagaimana Menjadi Hacker Legal

Anda mungkin sudah sering mendengar tentang virus, serangan DDoS (Distributed Denial Of Service), atau buffer overflow? Jika hal-hal tersebut menarik minat anda, mungkin anda bisa mempertimbangkan untuk menjadi hacker legal, alias “white hat” hacker atau penetration tester.
Perusahaan dan organisasi pemerintahan yang serius terhadap sistem keamanan jaringan mereka mempekerjakan hacker legal atau penetration tester untuk menyelidiki dan mengamankan jaringan, aplikasi, dan sistem komputer dengan tujuan akhir mencegah pencurian data dan penipuan. Anda mungkin tidak akan merasakan sensasi gejolak adrenalin yang sama ketika melakukan underground hacking, tapi pastinya anda akan memperoleh penghasilan yang bagus dan juga kehidupan yang aman — dan tidak akan berakhir di jeruji besi seperti yang dialami para “black hat” hacker.
Di luar negeri, seorang hacker legal di tahun pertamanya bisa memperoleh penghasilan antara $50,000 sampai $100,000 tergantung perusahaan yang mempekerjakannya, juga pengalaman dan pendidikan yang dimilikinya. Apalagi jika mempunyai pengalaman profesional yang cukup lama, bisa sampai $120,000 atau bahkan lebih, terutama jika dia menjalankan consulting independent.
Bagi seorang hacker, pengetahuan tentang jaringan adalah hal yang vital; namun pengalaman di bidang yang berkaitan tentunnya juga dibutuhkan. Coba pelajari dan “main-main” dengan command Unix/Linux, dan juga pelajari beberapa bahasa pemrograman seperti C, LISP, Perl, atau Java. Dan luangkan waktu untuk mempelajari database seperti SQL.












