Archive for the ‘ Linux ’ Category

Memakai Linux sebagai sistem operasi memiliki banyak kelebihan. Selain tahan virus, banyak fungsi-fungsi otomatis yang bisa dilakukan melalui script. Misalnya untuk melakukan backup atau sinkronisasi antar dua file-sharing server bisa dilakukan dengan command scp (server copy) yang dikombinasikan dengan cron untuk otomatisasi (scheduling).

Command scp memerlukan fungsi ssh (secure shell) untuk bisa tersambung dengan remote server. Supaya ssh bisa langsung connect tanpa mengisikan password, caranya sebagai berikut :

1. Buat sebuah private/public key di local server

ssh-keygen -t rsa

2. Copykan public key tersebut ke remote server

scp ~/.ssh/id_rsa.pub remote_host:

3. Tambahkan key tersebut ke remote server trusted key

Login ke remote server. Jika belum pernah membuat key sama sekali, jalankan ssh-keygen -t rsa guna menyiapkan directory untuk key.

Kemudian tambahkan key yang baru dibuat tadi ke file authorized_keys

cat ~/id_rsa.pub >> ~/.ssh/authorized_keys

Ubah akses level file dengan command :

chmod 644 ~/.ssh/authorized_keys

Read More…

Samba adalah sebuah server yang bisa digunakan untuk sharing file dan printer. Anda bisa membuat sendiri sebuah server Samba dengan instalasi yang sangat mudah, bahkan bisa dilakukan hanya dalam 30 menit saja! Yang akan saya jelaskan berikut ini adalah instalasi Samba dengan sistem operasi CentOS (Linux) di sebuah CPU mulai dari nol alias kosongan.

Keuntungan menggunakan Samba dibanding Windows XP :
1. Jumlah koneksi user tidak terbatas. Di Windows XP Pro koneksi terbatas hanya 10 user saja.
2. Gratis! :)

Yang anda butuhkan :
1. Sebuah CPU, bisa Pentium 3 atau Pentium 4 dengan RAM (memory) yang cukup (disesuaikan dengan jumlah user/client)
2. Sebuah drive DVD.
3. Instaler CentOS versi 5 (download ISO file, dan burn ISO file tersebut ke dalam DVD)

Install CentOS dari DVD

1. Booting dari DVD CentOS yang telah di-burn

2. Lakukan instalasi CentOS sampai selesai

- Tidak perlu instal paket2 tambahan (seperti Desktop Gnome, Desktop KDE, Server, dsb..)
- Berikan IP static utk server tsb

3. Setelah proses instalasi selesai, komputer akan restart. Setelah itu masukkan login “root” dan passwordnya.

Sekarang kita akan menginstal paket Samba dari DVD CentOS

1. Agar DVD dapat dibaca (dibrowse isinya), maka harus di-mount dulu

mount -t auto /dev/dvdrw-hda /mnt

note:
- Drive yang saya pakai adalah DVDRW.
- Hasil dari command mount tersebut bisa dibrowse di directory /mnt
Read More…

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes