<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Info Gaptek &#187; Linux</title>
	<atom:link href="http://infogaptek.com/category/linux/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://infogaptek.com</link>
	<description>Gaptek? No Way!!</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Jul 2010 03:08:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
		<item>
		<title>Cara Backup Otomatis Antar 2 Server Linux</title>
		<link>http://infogaptek.com/2010/03/02/cara-backup-otomatis-antar-2-server-linux/</link>
		<comments>http://infogaptek.com/2010/03/02/cara-backup-otomatis-antar-2-server-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 03:21:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adi Murvianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Backup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infogaptek.com/?p=1382</guid>
		<description><![CDATA[Memakai Linux sebagai sistem operasi memiliki banyak kelebihan. Selain tahan virus, banyak fungsi-fungsi otomatis yang bisa dilakukan melalui script. Misalnya untuk melakukan backup atau sinkronisasi antar dua file-sharing server bisa dilakukan dengan command scp (server copy) yang dikombinasikan dengan cron untuk otomatisasi (scheduling). Command scp memerlukan fungsi ssh (secure shell) untuk bisa tersambung dengan remote [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://infogaptek.com/2009/03/02/cara-cepat-backup-email-outlook-express/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cara Cepat Backup Email Outlook Express'>Cara Cepat Backup Email Outlook Express</a><br><small>Berikut ini tips kilat untuk membackup email anda di Outlook Express : [Cek folder penyimpan data email] &gt; Buka menu Tools &#8211; Options &gt; Klik...</small></li>
<li><a href='http://infogaptek.com/2010/01/12/membuat-sendiri-server-samba-dalam-30-menit/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Sendiri Server Samba Dalam 30 Menit'>Membuat Sendiri Server Samba Dalam 30 Menit</a><br><small>Samba adalah sebuah server yang bisa digunakan untuk sharing file dan printer. Anda bisa membuat sendiri sebuah server Samba dengan instalasi yang sangat mudah, bahkan...</small></li>
<li><a href='http://infogaptek.com/2009/03/19/membuat-script-dos-untuk-backup-data/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Script DOS Untuk Backup Data'>Membuat Script DOS Untuk Backup Data</a><br><small>Backup data adalah aktivitas yang sangat penting, baik itu backup untuk data pribadi atau data perusahaan. Dengan menyediakan backup yang baik, resiko kehilangan data akibat...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memakai Linux sebagai sistem operasi memiliki banyak kelebihan. Selain tahan virus, banyak fungsi-fungsi otomatis yang bisa dilakukan melalui script. Misalnya untuk melakukan backup atau sinkronisasi antar dua <a href="http://infogaptek.com/2010/01/12/membuat-sendiri-server-samba-dalam-30-menit/">file-sharing server</a> bisa dilakukan dengan command <strong>scp</strong> (<em>server copy</em>) yang dikombinasikan dengan <strong>cron</strong> untuk otomatisasi (scheduling).</p>
<p>Command scp memerlukan fungsi <strong>ssh</strong> (<em>secure shell</em>) untuk bisa tersambung dengan remote server. Supaya ssh bisa langsung connect tanpa mengisikan password, caranya sebagai berikut :</p>
<p>1. Buat sebuah private/public key di local server</p>
<pre>ssh-keygen -t rsa</pre>
<p>2. Copykan public key tersebut ke remote server</p>
<pre>scp ~/.ssh/id_rsa.pub remote_host:</pre>
<p>3. Tambahkan key tersebut ke remote server trusted key</p>
<p>Login ke remote server. Jika belum pernah membuat key sama sekali, jalankan <span style="font-family: Courier; color: #0000f0;"> ssh-keygen -t rsa</span> guna menyiapkan directory untuk key.</p>
<p>Kemudian tambahkan key yang baru dibuat tadi ke file authorized_keys</p>
<pre>cat ~/id_rsa.pub >> ~/.ssh/authorized_keys</pre>
<p>Ubah akses level file dengan command :</p>
<pre>chmod 644 ~/.ssh/authorized_keys</pre>
<p><span id="more-1382"></span><br />
4. Sekarang coba anda login ke remote server melalui ssh</p>
<pre>ssh username@remote_server</pre>
<p>Jika langkah-langkah diatas benar, harusnya anda bisa masuk tanpa perlu mengetikkan password.</p>
<p>5. Buat script untuk copy file dari remote server</p>
<pre>scp username@remote_server:/remote_dir /local_dir</pre>
<p>Simpan command tersebut ke sebuah file (misal: mybackup.sh) dan ubah mode filenya dengan <span style="font-family: Courier; color: #0000f0;">chmod 755 mybackup.sh</span></p>
<p>Copykan file mybackup.sh ke directory /etc/cron.daily supaya bisa running otomatis tiap hari.</p>
<img src="http://infogaptek.com/igap/?ak_action=api_record_view&id=1382&type=feed" alt="" />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://infogaptek.com/2009/03/02/cara-cepat-backup-email-outlook-express/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cara Cepat Backup Email Outlook Express'>Cara Cepat Backup Email Outlook Express</a><br><small>Berikut ini tips kilat untuk membackup email anda di Outlook Express : [Cek folder penyimpan data email] &gt; Buka menu Tools &#8211; Options &gt; Klik...</small></li>
<li><a href='http://infogaptek.com/2010/01/12/membuat-sendiri-server-samba-dalam-30-menit/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Sendiri Server Samba Dalam 30 Menit'>Membuat Sendiri Server Samba Dalam 30 Menit</a><br><small>Samba adalah sebuah server yang bisa digunakan untuk sharing file dan printer. Anda bisa membuat sendiri sebuah server Samba dengan instalasi yang sangat mudah, bahkan...</small></li>
<li><a href='http://infogaptek.com/2009/03/19/membuat-script-dos-untuk-backup-data/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Script DOS Untuk Backup Data'>Membuat Script DOS Untuk Backup Data</a><br><small>Backup data adalah aktivitas yang sangat penting, baik itu backup untuk data pribadi atau data perusahaan. Dengan menyediakan backup yang baik, resiko kehilangan data akibat...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infogaptek.com/2010/03/02/cara-backup-otomatis-antar-2-server-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Sendiri Server Samba Dalam 30 Menit</title>
		<link>http://infogaptek.com/2010/01/12/membuat-sendiri-server-samba-dalam-30-menit/</link>
		<comments>http://infogaptek.com/2010/01/12/membuat-sendiri-server-samba-dalam-30-menit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 10:25:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adi Murvianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Samba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infogaptek.com/?p=1306</guid>
		<description><![CDATA[Samba adalah sebuah server yang bisa digunakan untuk sharing file dan printer. Anda bisa membuat sendiri sebuah server Samba dengan instalasi yang sangat mudah, bahkan bisa dilakukan hanya dalam 30 menit saja! Yang akan saya jelaskan berikut ini adalah instalasi Samba dengan sistem operasi CentOS (Linux) di sebuah CPU mulai dari nol alias kosongan. Keuntungan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://infogaptek.com/2010/03/02/cara-backup-otomatis-antar-2-server-linux/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cara Backup Otomatis Antar 2 Server Linux'>Cara Backup Otomatis Antar 2 Server Linux</a><br><small>Memakai Linux sebagai sistem operasi memiliki banyak kelebihan. Selain tahan virus, banyak fungsi-fungsi otomatis yang bisa dilakukan melalui script. Misalnya untuk melakukan backup atau sinkronisasi...</small></li>
<li><a href='http://infogaptek.com/2009/03/19/membuat-script-dos-untuk-backup-data/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Script DOS Untuk Backup Data'>Membuat Script DOS Untuk Backup Data</a><br><small>Backup data adalah aktivitas yang sangat penting, baik itu backup untuk data pribadi atau data perusahaan. Dengan menyediakan backup yang baik, resiko kehilangan data akibat...</small></li>
<li><a href='http://infogaptek.com/2009/01/14/membuat-password-reset-disk/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Password Reset Disk'>Membuat Password Reset Disk</a><br><small>Pada artikel lalu telah dijelaskan langkah-langkah mereset password administrator Windows. Nah, untuk jaga-jaga siapa tau nanti lupa lagi maka anda bisa siapkan sebuah disket kosong...</small></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Samba_%28software%29" target="_blank">Samba</a> adalah sebuah server yang bisa digunakan untuk <a href="http://infogaptek.com/2009/05/25/menghubungkan-2-dua-komputer-dengan-kabel-lan-utp/">sharing file dan printer</a>. Anda bisa membuat sendiri sebuah server Samba dengan instalasi yang sangat mudah, bahkan bisa dilakukan hanya dalam 30 menit saja! Yang akan saya jelaskan berikut ini adalah <strong>instalasi Samba</strong> dengan sistem operasi <strong>CentOS</strong> (Linux) di sebuah CPU mulai dari nol alias kosongan.</p>
<p><strong>Keuntungan menggunakan Samba</strong> dibanding Windows XP :<br />
1. Jumlah koneksi user tidak terbatas. Di Windows XP Pro koneksi terbatas hanya 10 user saja.<br />
2. Gratis! <img src='http://infogaptek.com/igap/wp-includes/images/smilies/icon_smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yang anda butuhkan :<br />
1. Sebuah CPU, bisa Pentium 3 atau Pentium 4 dengan RAM (memory) yang cukup (disesuaikan dengan jumlah user/client)<br />
2. Sebuah drive DVD.<br />
3. <a href="http://mirror.centos.org/centos/5/isos/" target="_blank">Instaler CentOS</a> versi 5 (download ISO file, dan <a href="http://infogaptek.com/2009/01/12/membakar-cd/">burn ISO file</a> tersebut ke dalam DVD)</p>
<p><strong>Install CentOS dari DVD</strong></p>
<p>1. Booting dari DVD CentOS yang telah di-<em>burn</em></p>
<p>2. Lakukan <a href="http://www.howtoforge.com/installation-guide-centos5.1-desktop" target="_blank">instalasi CentOS</a> sampai selesai</p>
<blockquote><p>- Tidak perlu instal paket2 tambahan (seperti Desktop Gnome, Desktop KDE, Server, dsb..)<br />
- Berikan IP static utk server tsb</p></blockquote>
<p>3. Setelah proses instalasi selesai, komputer akan restart. Setelah itu masukkan login &#8220;root&#8221; dan passwordnya.</p>
<p><strong>Sekarang kita akan menginstal paket Samba dari DVD CentOS</strong></p>
<p>1. Agar DVD dapat dibaca (dibrowse isinya), maka harus di-<strong>mount</strong> dulu</p>
<div style="background-color:#f0fff0">
<pre>
mount -t auto /dev/dvdrw-hda /mnt
</pre>
</div>
<p>note:<br />
- Drive yang saya pakai adalah DVDRW.<br />
- Hasil dari <em>command</em> mount tersebut bisa dibrowse di directory /mnt<br />
<span id="more-1306"></span><br />
2. Edit file repository agar membaca dari DVD (directory /mnt)</p>
<div style="background-color:#f0fff0">
<pre>
nano /etc/yum.repos.d/CentOS-Base.repo
</pre>
</div>
<p>3. Beri tanda remark (#) di baris <strong>mirrorlist</strong> dan <strong>baseurl</strong>. Kemudian tambahkan baris <span style="font-family: Courier; color: #ff0000;">baseurl=file:///mnt</span> dibawahnya</p>
<div style="background-color:#f0fff0">
<pre>
[base]
name=CentOS-$releasever - Base
#mirrorlist=http://mirrorlist.centos.org/?release=$releasever&#038;arch=$basearch&#038;re$
#baseurl=http://mirror.centos.org/centos/$releasever/os/$basearch/
baseurl=file:///mnt
</pre>
</div>
<p>Lakukan hal yang sama pada section <strong>[updates]</strong> dan <strong>[addons]</strong></p>
<p>4. Instal Samba dengan command <strong>yum</strong></p>
<div style="background-color:#f0fff0">
<pre>
yum -y install samba
</pre>
</div>
<p>5. Edit file konfigurasi Samba. Tapi sebelumnya kita amankan dulu file asli dari smb.conf menjadi smb.conf.backup</p>
<div style="background-color:#f0fff0">
<pre>
cd /etc/samba
mv smb.conf smb.conf.backup
nano smb.conf
</pre>
</div>
<p>dan isikan konfigurasi berikut :</p>
<div style="background-color:#f0fff0">
<pre>
[global]
log file = /var/log/samba/%m.log
name resolve order = wins lmhosts bcast
idmap gid = 16777216-33554431
socket options = TCP_NODELAY SO_RCVBUF=8192 SO_SNDBUF=8192
interfaces = 192.168.1.200/24
winbind use default domain = no
template shell = /bin/false
wins support = true
dns proxy = no
disable netbios = yes
netbios name = samba01
oplocks = no
server string = samba01
idmap uid = 16777216-33554431
workgroup = SERVER
os level = 20
security = user
max log size = 50
max connections = 0

[public]
comment = Public
path = /home/share
invalid users = nobody root
browseable = yes
writeable = yes
create mask = 0775
</pre>
</div>
<p>note:<br />
- interfaces = ip address (sesuaikan dengan setting saat instalasi)<br />
- netbios name dan server string = hostname komputer (dalam contoh ini &#8220;samba01&#8243;)<br />
- path = lokasi share-directory (dalam contoh ini /home/share jika belum ada bisa dibuat dengan command <font face="Courier" color=#ff0000>mkdir /home/share</font></p>
<p>6. Buat user account CentOS</p>
<div style="background-color:#f0fff0">
<pre>
useradd -g users adi
</pre>
</div>
<p>7. Tambahkan user ke samba</p>
<div style="background-color:#f0fff0">
<pre>
smbpasswd -a adi
</pre>
</div>
<p>lalu berikan password untuk user tersebut.<br />
Anda bisa menambahkan user-user lainnya dengan mengulang langkah #6 dan #7 tersebut.</p>
<p>8. Buka <strong>port 137,138,139</strong> di firewall (iptables) supaya samba bisa diakses dari Windows</p>
<div style="background-color:#f0fff0">
<pre>
nano /etc/sysconfig/iptables
</pre>
</div>
<p>lalu tambahkan baris berikut:</p>
<div style="background-color:#f0fff0">
<pre>
-A RH-Firewall-1-INPUT -m state --state NEW -m tcp -p tcp --dport 137:139 -j ACCEPT
-A RH-Firewall-1-INPUT -m state --state NEW -m udp -p udp --dport 137:139 -j ACCEPT
</pre>
</div>
<p>setelah itu restart iptables</p>
<div style="background-color:#f0fff0">
<pre>
/etc/init.d/iptables restart
</pre>
</div>
<p>8. Sekarang aktifkan samba</p>
<div style="background-color:#f0fff0">
<pre>
/etc/init.d/smb start
</pre>
</div>
<p>dan buat agar samba otomatis running saat startup:</p>
<div style="background-color:#f0fff0">
<pre>
chkconfig smb on
</pre>
</div>
<p><strong>Cek apakah server Samba sudah aktif</strong></p>
<p>1. Buka command prompt Windows (Start > Run > CMD)</p>
<p>2. Ketik: <font face="Courier" color=#ff0000>ping 192.168.1.200</font></p>
<p>3. Jika ada reply berarti server samba sudah aktif. Sekarang coba kita &#8220;ping&#8221; dengan menggunakan nama (hostname): <font face="Courier" color=#ff0000>ping samba01</font></p>
<p>4. Jika ada reply berarti sukses. Jika ternyata muncul &#8220;Request timed out.&#8221; kemungkinan firewall belum di-disable (lihat langkah #8 diatas)</p>
<p><strong>Mengakses share-folder samba dari Windows</strong></p>
<p>1. Buka Windows Explorer lalu di <em>Address bar</em> ketikkan nama server samba (di contoh ini <strong>\\samba01</strong>)</p>
<p>2. Masukkan username dan password yang telah ditentukan diatas</p>
<p>3. Akan tampil nama folder &#8220;public&#8221; seperti yang sudah diset di file smb.conf diatas.</p>
<p><strong>Command-command penting Samba</strong>:<br />
- Restart service samba : <span style="font-family: Courier; color: #ff0000;">/etc/init.d/smb restart</span><br />
- Mengetahui status user yang connect : <span style="font-family: Courier; color: #ff0000;">smbstatus</span></p>
<p>Nah sekarang anda sudah bisa membuat sendiri server Samba. Gampang kan? <img src='http://infogaptek.com/igap/wp-includes/images/smilies/icon_smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> Anda bisa menambahkan nama folder yang hendak dishare atau merubah setting lainnya di file smb.conf tersebut. Gunakan <a href="http://google.com" target=_blank>google</a> untuk mencari referensi tentang samba yang lebih lengkap. </p>
<img src="http://infogaptek.com/igap/?ak_action=api_record_view&id=1306&type=feed" alt="" />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://infogaptek.com/2010/03/02/cara-backup-otomatis-antar-2-server-linux/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cara Backup Otomatis Antar 2 Server Linux'>Cara Backup Otomatis Antar 2 Server Linux</a><br><small>Memakai Linux sebagai sistem operasi memiliki banyak kelebihan. Selain tahan virus, banyak fungsi-fungsi otomatis yang bisa dilakukan melalui script. Misalnya untuk melakukan backup atau sinkronisasi...</small></li>
<li><a href='http://infogaptek.com/2009/03/19/membuat-script-dos-untuk-backup-data/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Script DOS Untuk Backup Data'>Membuat Script DOS Untuk Backup Data</a><br><small>Backup data adalah aktivitas yang sangat penting, baik itu backup untuk data pribadi atau data perusahaan. Dengan menyediakan backup yang baik, resiko kehilangan data akibat...</small></li>
<li><a href='http://infogaptek.com/2009/01/14/membuat-password-reset-disk/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Password Reset Disk'>Membuat Password Reset Disk</a><br><small>Pada artikel lalu telah dijelaskan langkah-langkah mereset password administrator Windows. Nah, untuk jaga-jaga siapa tau nanti lupa lagi maka anda bisa siapkan sebuah disket kosong...</small></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infogaptek.com/2010/01/12/membuat-sendiri-server-samba-dalam-30-menit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->